Pontianak Post, 17 Oktober 2013
DEWAN Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Pontianak berbagi dalam momen iduladha 1434 Hidjriah, Rabu, 16 Oktober 2013. Demokrat mengkurbankan satu ekor sapi yang dagingnya dibagikan untuk warga kurang mampu di Kota Pontianak. Daging sapi kurban dipaketkan dalam kantong dengan berat masing-masing sekitar 1 kilogram.
“Ini wujud
rasa syukur kami di Partai Demokrat dalam memperingati iduladha. Daging sapi
kurban, kami bagikan di Kota Pontianak bagi masyarakat, sebagai wujud rasa
peduli dengan konstituen,” ujar Drs Hartono Azas L MBA, Ketua DPC Partai
Demokrat Kota Pontianak, kemarin.
Paket daging
sapi disalurkan melalui para pengurus DPC dan ketua tingkat kecamatan hingga
kelurahan. Ia berharap, pembagian paket daging sapi jangan dimaknai dari
nilainya. “Paling penting sifat berkorban dan rasa peduli para pengurus
terhadap anggota dan konstituen masyarakat. Kita terus mengajak siapa saja yang
mau menanamkan rasa peduli pada kader dan masyarakat,” katanya.
Terkait
persiapan Partai Demokrat Kota Pontianak untuk Pemilu 2014, Azas menyampaikan,
para pengurus dan kader terus berbenah. Program yang sudah, sedang, dan akan
berlangsung terus disosialisasikan mereka.
“Program pro
rakyat dari pemerintahan Bapak SBY yang sudah digulirkan pun terus Demokrat
kawal. Kami harap, masyarakat mengerti bahwa program dijalankan pemerintah pro
untuk mereka. Semoga Demokrat dan masyarakat dapat terus bersinergi. Demokrat
tetap mendapat kepercayaan membangun Indonesia di masa mendatang,” jelas Ketua
DPRD Kota Pontianak ini.
Menurutnya,
kurban sapi iduladha yang mereka lakukan menjadi bukti nyata kepedulian
Demokrat pada masyarakat. Pengurus dan kader Demokrat di DPRD Kota Pontianak
terus berbuat dan berpihak pada masyarakat kecil.
“Ini terus
kami tanamkan, tidak hanya di even hari besar, tapi juga hari-hari biasa. Semua
kader dewan maupun caleg kami harus terus perjuangkan aspirasi masyarakat
sesuai tingkatan wilayahnya. Ini kami tanamkan dari waktu ke waktu,” pungkas
Azas. (d1)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar